الشيخ علي إبراهيم عبد الله
الحَمْدُ للهِ رَبِّ العَالَمِيْنَ، وَالصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَى أَسْعَدِ الخَلْقِ أَجْمَعِيْنَ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ الطَّيِّبِيْنَ الطَّاهِرِيْنَ وَبَعْدُ.
أَهْلًا وَمَرْحَبًا بِكُمْ فِيْ مَعْهَدِنَا دَارِ العِلْمِ، وَنَحْنُ هُنَا نَتَعَلَّمُ العِلْمَ النَّافِعَ الَّذِيْ يَخْدُمُ الدِّيْنَ وَاللُّغَةَ العَرَبِيَّةَ. وَطَالِبُ العِلْمِ مُجَاهِدٌ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ. قَالَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: مَنْ خَرَجَ فِيْ طَلَبِ العِلْمِ فَهُوَ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ حَتَّى يَرْجِعَ.
وَاللهُ سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى رَفَعَ قَدْرَ العِلْمِ وَالعُلَمَاءِ فَقَالَ: يَرْفَعِ اللهُ الَّذِيْنَ آمَنُوْا مِنْكُمْ وَالَّذِيْنَ أُوْتُوْا العِلْمَ دَرَجَاتٍ. وَلَمْ يَأْمُرِ اللهُ تَعَالَى مُعَلِّمَ البَشَرِيَّةِ بِالتَّزَوُّدِ مِنْ شَيْءٍ إِلَّا مِنَ العِلْمِ قَالَ تَعَالَى: وَقُلْ رَبِّ زِدْنِيْ عِلْمًا. وَدِيْنُنَا دِيْنُ عِلْمٍ وَرُقِيٍّ وَحَضَارَةٍ. فَأَوَّلُ مَا نَزَلَ مِنَ القُرْآنِ قَالَ تَعَالَى: اِقْرَأْ بِسْمِ رَبِّكَ الَّذِيْ خَلَقَ. وَالقِرَاءَةُ رَمْزٌ وَأَسَاسُ العِلْمِ.
وَشَاءَتْ إِرَادَةُ اللهِ أَنْ يَكُوْنَ مُعَلِّمُ البَشَرِيَّةِ أُمِّيًّا لَا يَقْرَأُ وَلَا يَكْتُبُ، وَفِيْ الحَقِيْقَةِ أَنَّ النَّبِيَّ لَا يَحْتَاجُ إِلَى عِلْمِنَا لِأَنَّهُ كَانَ يَتَحَدَّثُ بِوَحْيٍ مِنَ السَّمَاءِ. وَأَمَرَنَا صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالعِلْمِ وَالبَحْثِ عَنْهُ وَالتَّغَرُّبِ مِنْ أَجْلِهِ فَقَالَ: طَلَبُ العِلْمِ فَرِيْضَةٌ عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ. وَأَخْبَرَنَا القُرْآنُ أَنَّ العُلَمَاءَ هُمْ أَكْثَرُ النَّاسِ خَشْيَةً للهِ (إِنَّمَا يَخْشَى اللهَ مِنْ عِبَادِهِ العُلَمَاءُ).
فَالعِلْمُ يُكْرِمُ صَاحِبَهُ وَيَرْفَعُ قَدْرَهُ عِنْدَ اللهِ وَعِنْدَ النَّاسِ. وَأَيُّ عِلْمٍ لَا يُوَصِّلُكَ إِلَى مَعْرِفَةِ اللهِ تَعَالَى وَإِدْرَاكِ ثَوْرَتِهِ فَهُوَ عِلْمٌ لَا فَائِدَةَ مِنْهُ. وَقَالَ: إِنَّ العَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِيْ السَّمَاوَاتِ وَمَنْ فِيْ الأَرْضِ حَتَّى الطَّيْرِ فِيْ الهَوَاءِ وَالحِيْتَانِ فِيْ المَاءِ، وَفَضْلُ العَالِمِ عَلَى العَابِدِ كَفَضْلِ القَمَرِ عَلَى سَائِرِ الكَوَاكِبِ وَأَنَّ الأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوْا دِرْهَمًا وَلَا دِيْنَارًا وَإِمَّا وَرَّثُوْا العِلْمَ فَمَنْ أَخَذَ بِهِ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ. وَقَالَ سَيِّدُنَا مُعَاذُ بْنُ جَبَلٍ: تَعَلَّمُوْا العِلْمَ فَإِنَّ تَعَلُّمَهُ للهِ خَشْيَةً، وَمُذَاكَرَتُهُ تَسْبِيْحٌ، وَمُدَارَسَتُهُ اِسْتِغْفَارٌ، وَالبَحْثُ عَنْهُ جِهَادٌ فِيْ سَبِيْلِ اللهِ.
فَاللهم بَارِكْ لَنَا فِيْ مَعْهَدِنَا دَارِ العِلْمِ وَفِيْ أَسَاتِذَتِنَا وَفِيْ مَعَاهِدِ المُسْلِمِيْنَ أَجْمَعِيْنَ الَّتِيْ تَعْمَلُ عَلَى حِفْظِ كِتَابِكَ وَنُصْرَةِ دِيْنِكَ وَإِقَامَةِ شَرِيْعَتِكَ بَارَكَ اللهُ فِيْ إِنْدُوْنِيْسِيَا وَفِيْ بِلَادِ المُسْلِمِيْنَ أَجْمَعِيْنَ. وَالسَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ وَبَرَكَاتُهُ.
Syaikh Ali Ibrahim Abdullah
Segala puji bagi Allah SWT Tuhan semesta alam. Shalawat dan salam tercurah kepada makhluk yang paling mulia, Nabi Muhammad SAW, dan atas keluarganya serta para sahabatnya yang mulia.
Selamat datang di lembaga kami, Darul Ilmi. Di sini kita menuntut ilmu bermanfaat, berkhidmah pada agama dan bahasa Arab. Santri adalah orang yang berjuang demi agama Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda: Barangsiapa keluar untuk mencari ilmu, dia berada di jalan Allah SWT sampai dia kembali.
Dan Allah SWT meninggikan derajat ilmu dan derajat ulama. Allah SWT berfirman: Allah akan meninggikan orang-orang yang beriman di antara kamu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat. Allah SWT tidak memerintahkan guru umat manusia (Rasulullah SAW) untuk mencari apa pun kecuali ilmu pengetahuan.
Agama kita adalah agama ilmu pengetahuan dan peradaban. Hal pertama yang diturunkan dari Al-Qur’an, firman Allah SWT: Bacalah dengan menyebut nama Tuhanmu yang menciptakan. (QS. Al-‘Alaq). Maka, membaca merupakan simbol dan landasan ilmu pengetahuan.
Sudah menjadi kehendak Allah SWT, agar guru umat manusia (Rasulullah SAW) menjadi buta huruf dan tidak bisa membaca atau menulis. Padahal, Nabi tidak membutuhkan ilmu kita, karena beliau belajar langsung melalui wahyu dari langit, Beliau memerintahkan kita semua untuk mencari ilmu dan mengasingkan diri deminya. Beliau bersabda: Mencari ilmu itu wajib bagi setiap muslim. Dan Al-Qur’an memberitahu kita bahwa ulama adalah orang-orang Allah yang paling takut kepada-Allah SWT.
Ilmu pengetahuan menjadikan pemiliknya mulia dan meningkatkan statusnya di hadapan Allah SWT dan manusia. Ilmu apapun yang tidak mendekatkan anda kepada Allah SWT, maka itu adalah ilmu yang tidak bermanfaat. Dikatakan pula: Dan seorang penuntut ilmu akan dimintakan ampunan oleh penghuni langit dan bumi hingga ikan-ikan yang ada di air, dan burung-burung yang ada di udara juga memintakan ampun untuk para penuntut ilmu.
Keutamaan para ulama atas ahli ibadah ibarat keutamaan bulan atas bintang-bintang lainnya. Para nabi tidak meninggalkan warisan sedikit pun, baik dirham maupun dinar, kecuali ilmu, maka siapa yang mengambilnya, maka ia akan mendapat bagian yang melimpah.
Guru kita Muadz bin Jabal berkata: Belajarlah ilmu, karena mempelajarinya adalah bentuk takut kepada Allah SWT, mengingatnya adalah bentuk tasbih kepada-Nya, mempelajarinya adalah bentuk memohon ampunan-Nya, dan mencarinya adalah bentuk jihad di jalan-Nya.
Ya Allah, berkahilah lembaga kami, Darul Ilmi, para guru kami, dan pesantren-pesantren muslim yang berupaya menjaga Kitab-Mu, memperjuangkan agama-Mu, dan menegakkan Syariat-Mu. Semoga Allah SWT memberkati Indonesia dan seluruh negara Muslim.

