Site icon Darul Ilmi Indonesia: Beranda Pengetahuan

Nilai Khutbatul Arsy 2026 “Mumtaz”, K.H. Syamsul Arifin Nababan Tutup Rangkaian Kuliah Umum PMDII

kh syamsul arifin nababan mengisi kuliah umum kepesantrenan di pesantren modern darul ilmi indonesia

kh syamsul arifin nababan mengisi kuliah umum kepesantrenan di pesantren modern darul ilmi indonesia

Melengkapi rangkaian Kuliah Umum Kepesantrenan pada Ahad (6/9) malam di Aula Pesantren Modern Darul Ilmi Indonesia (PMDII), Pimpinan Pesantren K.H. Syamsul Arifin Nababan menyampaikan Evaluasi Umum Pekan Perkenalan Khutbatul Arsy 2026. Dalam pemaparannya, beliau memberikan apresiasi tertinggi dan menilai keseluruhan pelaksanaan kegiatan secara resmi dengan predikat “Mumtaz” (sangat baik).

Keberhasilan pencapaian predikat tersebut tidak lepas dari performa luar biasa yang telah disuguhkan oleh para santri. Pimpinan Pesantren menyoroti beberapa aspek positif yang menonjol selama pergelaran berlangsung, di antaranya:

Meskipun acara berlangsung sangat sukses, K.H. Syamsul Arifin Nababan mengingatkan bahwa catatan kekurangan yang masih ada bukanlah sesuatu yang mengurangi nilai keberhasilan. Hal tersebut justru menjadi bagian penting dari proses evaluasi dan pembelajaran. Seluruh pihak yang terlibat, baik santri maupun pembimbing, diharapkan menjadikan catatan tersebut sebagai acuan agar pelaksanaan di tahun mendatang bisa lebih sempurna.

Sebagai penutup dari seluruh rangkaian kuliah umum, beliau menegaskan kembali esensi dari pendidikan di Darul Ilmi. Orientasi utama PMDII tidak sekadar mengejar prestasi akademik, melainkan pembentukan adab, karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan komunikasi santri. Para santri diimbau untuk memaksimalkan kesempatan belajar, menaruh rasa hormat kepada asatidz, dan terus menjaga keterbukaan komunikasi tanpa ragu saat menghadapi masalah.

Ke depannya, Pesantren Modern Darul Ilmi Indonesia berkomitmen untuk terus berinovasi memberikan pendidikan yang relevan dengan tantangan global, namun tetap memegang teguh nilai-nilai luhur kepesantrenan yang telah menjadi jati diri lembaga.

Exit mobile version