Bogor – Suasana di Pesantren Modern Darul Ilmi Indonesia (PMDII) tampak berbeda pagi ini. Genderang perkusi dan yel-yel penuh semangat menggema di seantero kampus seiring dengan dibukanya secara resmi ajang bergengsi Scout Championship Antarkamar, Kamis (23/4/2026).
Turnamen tahunan ini menjadi panggung pembuktian bagi santri dari 14 kamar yang ada di PMDII. Persaingan dipastikan akan berlangsung sengit, mengingat setiap kamar telah menyiapkan strategi dan latihan fisik selama berminggu-minggu demi memperebutkan gelar “Kamar Ter-Pramuka” tahun ini.
Fokus Utama: Ketangkasan dan Kemandirian
Berbeda dengan perlombaan olahraga pada umumnya, Scout Championship kali ini menitikberatkan pada esensi kepramukaan sejati. Para peserta akan diuji dalam berbagai lini yang menuntut ketajaman berpikir dan kekuatan fisik, antara lain:
-
Ketangkasan Lapangan: Lomba halang rintang dan navigasi darat.
-
Skill Kepramukaan (Scout Skill): Ketepatan dalam pionering (bangunan guna dari tongkat dan tali), sandi-sandi rahasia, serta kecepatan semafor.
-
Ketahanan Mental: Uji kemandirian dan kerja sama tim dalam situasi darurat.
-
Kedisiplinan: kerapian atribut dan kekompakan baris-berbaris (PBB).
Ajang Mencari Bibit Unggul
Pihak pengasuh pesantren menyampaikan bahwa kompetisi ini bukan sekadar ajang seru-seruan.
“Kami ingin membentuk mental santri yang tangguh, sigap, dan punya jiwa kepemimpinan. Pramuka adalah sarana terbaik untuk mengasah itu semua di luar jam pelajaran kelas,” ujar Al-Ustadz Sabama pembina Pramuka PMDII.
Ke-14 kamar yang berkompetisi akan melewati babak penyisihan yang ketat sebelum menyisakan finalis yang akan bertanding di malam puncak nanti. Dukungan dari para santri lainnya pun sangat luar biasa, dengan atribut kamar masing-masing yang menghiasi pinggir lapangan.
Siapakah yang akan membawa pulang piala bergilir tahun ini? Apakah kamar santri lama
yang penuh pengalaman, atau justru kamar santri baru yang penuh kejutan? Kita tunggu hasil akhirnya di penghujung pekan ini!
Salam Pramuka!

