Karya Alan Mahatma Maharishi, Santri Kelas 3-B dari Jambi.
Gambar anekdot ini menampilkan seekor tikus berdasi sebagai simbol koruptor yang berdiri percaya diri di atas panggung, dikelilingi massa yang justru mengelu-elukannya. Di kedua sisi, tampak timbangan hukum yang timpang: pelaku korupsi dengan uang triliunan hanya diganjar 6,5 tahun penjara, sementara rakyat kecil yang tampak lusuh justru mendapat hukuman 2 tahun. Melalui kontras ini, ilustrasi menyindir tajam ketidakadilan hukum, budaya suap, dan sikap masyarakat yang masih memuja pelaku kejahatan bermodal uang.

