Monday, November 2, 2026
HomeKarya SantriAkibat Besar Tangan Manusia di Masa Lalu

Akibat Besar Tangan Manusia di Masa Lalu

Resensi Oleh Ahza Bidina Uzhma, Santri Kelas 2-B.


Judul Buku:
Perang Dunia I & II: 1914–1918 dan 1939–1945

Penulis: Bahy Chemy Ayatuddin Assri, M.A & Fajar Shadiq, S.Si

Penerbit: PT Anak Hebat Indonesia

Cetakan: Maret 2024

Jumlah Halaman: XII + 452 halaman

Pendahuluan

Buku Perang Dunia I dan II: Dua Dekade yang Mengguncang Dunia membawa pembaca menyusuri lorong waktu yang sarat akan perubahan besar, konflik, dan pelajaran berharga. Melalui halaman-halamannya, pembaca diajak merenungi tragedi besar yang terjadi pada masa lalu, khususnya dua perang dunia yang menjadi tonggak sejarah umat manusia.

Penulis berharap pembaca dapat memahami akar dan dampak dari dua konflik terbesar dalam sejarah tersebut, serta mengambil pelajaran darinya. Dengan demikian, pemahaman terhadap sejarah dapat menjadi pijakan untuk membangun masa depan yang lebih baik, serta menumbuhkan penghargaan terhadap nilai-nilai kemanusiaan.

Sinopsis

Buku ini menyajikan eksplorasi mendalam terhadap dua babak kelam dalam sejarah manusia: Perang Dunia I dan Perang Dunia II.

Perang Dunia I yang meletus pada tahun 1914 menjadi perang global pertama yang mematikan dan melibatkan banyak negara. Perang ini dipicu oleh pembunuhan Franz Ferdinand, pewaris takhta Austria-Hungaria, oleh seorang aktivis Bosnia-Serbia pada 28 Juni 1914. Peristiwa ini memicu konfrontasi antara Austria-Hungaria yang didukung Jerman, dan Serbia yang didukung Rusia. Konflik kemudian meluas menjadi dua kubu besar: Blok Poros dan Blok Sekutu.

Pertempuran besar seperti Pertempuran Verdun (1916), Somme (1916), dan Amiens (1918) menjadi simbol keganasan perang ini. Perang berakhir dengan Perjanjian Versailles yang sangat memberatkan Blok Poros, khususnya Jerman, dan menjadi benih dendam yang memicu Perang Dunia II.

Perang Dunia II meletus pada tahun 1939, bukan karena satu alasan sederhana, melainkan akumulasi konflik dan ketidakpuasan politik dari hasil Perang Dunia I. Dimulai dari invasi Jerman ke Polandia, konflik berkembang menjadi perang global yang jauh lebih luas dan destruktif. Adolf Hitler, pemimpin NAZI Jerman, memimpin dengan kekuatan militer yang luar biasa, dibantu oleh angkatan udara Luftwaffe, serta dukungan dari Jepang dan Italia.

Namun, keunggulan Blok Poros mulai goyah ketika Uni Soviet melancarkan serangan balik, dan Blok Sekutu mulai memperkuat posisi. Perang meluas ke Asia (oleh Jepang), Afrika (oleh Italia), dan Eropa (oleh NAZI). Hingga akhirnya pada tahun 1945, kekalahan Blok Poros tidak terbendung lagi. Serangan bom atom oleh Amerika Serikat di Hiroshima dan Nagasaki menjadi penutup yang tragis dari perang ini.

Perang Dunia II menimbulkan dampak global yang sangat besar: lahirnya dua negara adidaya (AS dan Uni Soviet), meningkatnya ketegangan ideologis antarnegara, serta berkembangnya teknologi militer—terutama senjata nuklir yang menjadi ancaman nyata bagi perdamaian dunia.

Buku ini menutup dengan pertanyaan penting: Akankah terjadi Perang Dunia III? Jawabannya: mungkin. Ketegangan global saat ini bisa saja menyulut konflik besar lainnya jika umat manusia tidak belajar dari sejarah.

Biodata Penulis

Bahy Chemy Ayatuddin Assri, M.A lahir di Cirebon, 11 Juni 1996. Meraih gelar S1 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada 2018, jurusan Bahasa dan Sastra Arab. Ia melanjutkan pendidikan S2 di kampus yang sama dengan konsentrasi Interdisciplinary Islamic Studies, lulus tahun 2021. Buku ini merupakan karya pertamanya, meskipun sebelumnya aktif menulis di jurnal nasional. Beberapa karyanya antara lain: Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat terhadap Iran Selama Pandemi COVID-19 (2020), dan Konflik Minoritas di Timur Tengah: Studi Kasus Kurdi (2021).

Fajar Shadiq, S.Si lahir di Cirebon, 21 Maret 1997. Menyelesaikan pendidikan S1 Biologi Industri di Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta pada tahun 2021. Buku ini merupakan karya perdana. Semasa kuliah, ia aktif dalam kegiatan observasi dan sensus keanekaragaman hayati di beberapa taman nasional di Jawa Tengah.

Kelebihan Buku

  • Menyajikan pemahaman menyeluruh tentang Perang Dunia I dan II.
  • Penulisan ringkas namun padat, mudah diikuti.
  • Efisien: satu buku mencakup dua perang besar dengan detail yang cukup.
  • Uraian kronologis jelas: dari penyebab, jalannya perang, hingga akibatnya.
  • Harga terjangkau.
  • Disertai gambar ilustratif yang mendukung isi.
  • Desain sampul menarik dan mencerminkan isi buku.

Kekurangan Buku

  • Penjelasan dampak perang lebih banyak berfokus pada konflik antarnasional, kurang membahas dampak kemanusiaan seperti wabah penyakit atau penderitaan rakyat.
  • Bahasa kadang kurang mudah dipahami bagi pembaca awam.
  • Tidak disertakan data kuantitatif tentang jumlah korban atau militer yang dimobilisasi dalam kedua perang.

Pendapat Pribadi

Buku ini tetap layak dibaca, bahkan dibeli, khususnya bagi pencinta sejarah dunia. Dengan harga yang relatif terjangkau, pembaca memperoleh wawasan besar tentang sejarah dua perang terbesar di dunia. Meski masih ada kekurangan, wajar mengingat ini adalah karya pertama kedua penulis. Fokus buku pada jalannya peperangan dan dampaknya di kancah internasional memberikan pemahaman yang kuat akan pentingnya belajar dari masa lalu. Buku ini sangat direkomendasikan untuk pelajar, mahasiswa, maupun masyarakat umum yang ingin memahami dinamika sejarah dunia modern

RELATED ARTICLES

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Most Popular

Recent Comments